VISI BKM ANUNTODEA

"MEWUJUDKAN MASYARAKAT SEJAHTERA YANG MANDIRI DENGAN PENATAAN LINGKUNGAN YANG SEHAT DAN ASRI"



Jumat, 22 Januari 2010

"PETARUNG" TANGGUH..........ORANG PEDULI


Edward Lasut nama pria ini, Pria kelahiran 47 tahun lalu dan sebagai Unit Pengelola Sosial (UPS) BKM Anuntodea Kel. Donggala Kodi ini adalah sosok seorang pekerja keras, Pendekatan keberbagai penyandang dana selalu dilakukan baik secara formal maupun informal. Banyaknya warga miskin yang membutuhkan bantuan dibidang sosial membuat alokasi dana kegiatan KSM tidak memadai.
Pria yang sehari hari disapa Edi ini, hampir setiap saat penyaluran dan kegiatan Sosial mendampingi Kordinator BKM Anuntodea untuk mengawal pelaksanaan kegiatan dilapangan. Biasanya bekerjasama dengan KSM Sosial Simpotove dalam penyaluran bantuan.
Membangun chanelling dengan pihak pihak tertentu merupakan tugas utamanya di BKM Anuntodea, setiap program yang sudah disepakati sebelum dilaksanakan haruslah dipastikan ada donatur yang akan membantu sebagai bentuk swadaya dan partisipasi warga. “saya selalu mendekatkan program dengan dinas kesehatan baik di kota maupun dipropinsi. Karena sesuai dengan visi BKM Anuntodea yaitu menuju masyarakat sehat yang mandiri, maka selayaknya kegiatan sosial banyak diarahkan kebidang kesehatan” demikian katanya.
Pendataan warga menjadi penting karena jangan sampai penerima manfaat salah sasaram, untungnya BKM telah menyediakan Data KK Miskin sesuai hasil Pemetaan Swadaya (PS). Data tersebut menjadi pegangannya setiap akan membuat program.
Sampai saat ini pria yang mempunyai istri seorang PNS di Dinas Kesehatan Propinsi begitu familiar jika bertemu di “warung Kopi” Kota Palu. Walaupun belum disiapkan kendaraan dinas dari BKM ia tetap menggunakan motor pribadinya untuk mensosialisasikan program BKM. “jika memungkinkan mohon dapat diberikan motor kaisar roda tiga untuk operasional dan bisa sekalian memuat bahan bantuan jika diperlukan mendadak” demikian canda pak Edi.
Saat ini obsesinya adalah ingin membangun panti penampungan untuk anak terlantar dan para pemulung warga miskin. Semoga cepat berhasil.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar